Take a fresh look at your lifestyle.

Memanfaatkan Aplikasi, Menuai Kepercayaan Diri

135

Penggunaan Aplikasi ELSA Speak untuk melatih pelafalan kata-kata Bahasa Inggris bagi guru SD: Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pakuan

Tim PkM : Cucu Mariam, M.Pd., Tina Priyantin, M.Pd., Poppy Sofia H, M.Pd

Jendelakita.id – Dalam pengajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak di Sekolah Dasar (English for Children) diperlukan pengajar yang dapat memberikan contoh pelafalan kata yang tepat karena keterampilan atau skill berbahasa pertama yang diserap oleh anak-anak adalah skill Listening atau menyimak ucapan, kemudian disusul oleh keterampilan lainnya seperti Speaking dan Reading skill. Namun masih banyak guru yang kurang percaya diri dalam kemampuan pelafalannya ini atau bahkan ada juga guru yang terlalu percaya diri merasa sudah benar dalam melafalkan kata-kata Bahasa Inggris, padahal sebenarnya ternyata kurang tepat dan sudah terlanjur ditiru oleh siswa-siswanya.

Setelah melalui survey dan observasi di beberapa sekolah dasar di Kota Bogor, tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguuan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan, berupaya untuk mengenalkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yaitu ELSA Speak, suatu aplikasi tidak berbayar yang dikembangkan oleh ELSA Corp melalui platform Android (sejak 2015) dan platform IOS (sejak 2016). Terdapat tiga latihan utama dalam aplikasi ini; pronunciation (pelafalan), intonation (intonasi), dan conversation (percakapan). Melalui ELSA Speak ini belajar melafalkan kata Bahasa Inggris menjadi menyenangkan dan dapat dilakukan secara mandiri karena aplikasi ini memberikan feedback, nilai serta level kemampuan sehingga pengguna dapat mengetahui level kemampuan pelafalannya dan akan diberikan pelatihan pelafalan sesuai dengan levelnya. Penggunaan aplikasi ini kemudian diterapkan pada suatu pelatihan kepada guru-guru yang mengajar Bahasa Inggris di beberapa Sekolah Dasar di Kota Bogor dengan jumlah peserta 22 orang. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Juni 2020 lalu.

Selama program pelatihan secara online ini para guru di observasi untuk melihat peningkatan kemampuan pelafalannya dan di akhir kegiatan diberikan kuesioner untuk evaluasi dan tindak lanjut pelatihan berikutnya. Melalui pelaksanaan pelatihan ini diharapkan para guru dapat memperbaiki kemampuan pelafalan, lebih percaya diri ketika mengajar dan juga bisa mengajarkan penggunaan aplikasi ini kepada siswa-siswinya, sehingga pada masa pembelajaran online ini pelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dengan hadirnya aplikasi berbasis teknologi AI.

Leave A Reply

Your email address will not be published.