Take a fresh look at your lifestyle.

Tingkatkan Mutu Belajar Lewat Program Sekolah Penggerak

40
Ilustrasi Program Sekolah Penggerak (Sumber : kemdikbud.go.id)

Tingkatkan Mutu Belajar Lewat Program Sekolah PenggerakSampai saat ini tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara tetangga. Demi mengatasi masalah tersebut Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menciptakan suatu program kreatif dan inovatif. Program yang dimaksud bernama program Sekolah Penggerak.

Program Sekolah Penggerak diciptakan dalam rangka upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta karakter. Dengan begitu, dapat menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan diharapkan kelak bisa meneruskan cita-cita bangsa.

Program Sekolah Penggerak memiliki target 2.500 sekolah di sebaran 34 Provinsi dan 111 Kabupaten/ Kota. Pada dasarnya penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak bukanlah untuk memilih sekolah favorit atau sekolah unggulan, melainkan untuk mendorong transformasi sekolah negeri dan swasta untuk bergerak satu hingga dua tahap lebih maju. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun 3 tahun. Tak hanya berfokus pada pelajar tetapi juga meningkatkan kompetensi tenaga pengajar. Proses pemilihan sekolah yang layak mengikuti program tersebut ialah sekolah yang memiliki minat dan kemauan tinggi untuk bertransformasi.

Program Sekolah Penggerak diharapkan bisa meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Tak terkecuali diharapkan bisa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Bisa dibilang program tersebut memiliki fokus pada murid.

Syarat Kepala Sekolah yang mendaftar sebagai peserta Melansir laman Sekolah penggerak, berikut ketentuan Kepala Sekolah yang akan mendaftar sebagai peserta Sekolah Penggerak:

  1. Memiliki sisa masa tugas sebagai kepala sekolah sekurang-kurangnya 1 (satu) kali masa tugas.
  2. Terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik).
  3. Membuat surat pernyataan yang menerangkan bahwa kepala sekolah yang bersangkutan benar bertugas pada sekolah dengan jangka waktu sisa masa tugas sebagai kepala sekolah, dari yayasan/ badan perkumpulan bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat.
  4. Melampirkan surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif jika dinyatakan lulus pada pengumuman seleksi tahap II.
  5. Tidak sedang menjalankan hukuman disiplin sedang dan/atau berat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan .
  6. Tidak sedang menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sumber Referensi : kompas.com

Penulis : Nuranti

Leave A Reply

Your email address will not be published.