Take a fresh look at your lifestyle.

Musikalisasi Puisi Menurut Ahli

22

Pengertian Musikalisasi Puisi

Musikalisasi puisi adalah puisi yang dinyanyikan sehingga seorang pendengar yang kurang paham menjadi paham, yang tidak bisa menggambarkan sebuah isi puisi bisa tau isi puisi tersebut. Dengan mengkolaborasikan antara sastra dan musik.


Pengertian Musikalisasi Puisi Menurut Para Ahli

Berikut dibawah ini terdapat beberapa pengertian musikalisasi puisi menurut para ahli, antara lain sebagai berikut:


1. Menurut Danardana

Musikalisasi puisi pada hakikatnya adalah kolaborasi apresiasi seni, antara musik, puisi, dan pentas. Melalui musikalisasi puisi, seseorang tidak hanya mendapat kesempatan mengapresiasi puisi dan musik, tetapi juga mendapat kesempatan mengekspresikan apresiasinya itu di depan khalayak.


2. Menurut Supratman Abdul Rani

“Musikalisasi puisi sebagai upaya menampilkan puisi dengan jalan memasukkan unsur-unsur musik secara dominan. Akan tetapi, tujuan pemusikalisasi puisi bukanlah sekedar untuk menampilkan saja. Di dalamnya ada upaya yang lebih dari itu”.


3. Menurut Arsie

“Musikalisasi puisi adalah satu bentuk ekpresi sastra, puisi dengan melibatkan beberapa unsur seni, seperti: irama, bunyi, (musik), gerak (tari)”.


4. Menurut Dedi  S. Putra

Musikalisasi puisi sebagai bentuk apresiasai puisi ungkapan musikal: instrumen, melodi, dan nyanyian ucapan. Nuansa makna kata; ekplisit dan implisit. Penghayatan menjadikan puisi mendapat kemampuan ekstra untuk berkomunikasi karena pencarian yang diciptakan.


5. Menurut Tjahjono

“Dalam musikalisasi boleh saja terdapat kegiatan pembacaan puisi, sebab tidak semua baris atau fase dalam puisi bisa dimusikalisasikan; membaca puisi dengan alat musik juga merupakan kegiatan musikalisasi puisi”.


6. Menurut Ari KPIN

“Musikalisasi puisi dapat didefinisikan sebagai sarana mengomunikasikan puisi kepada apresin melalui persembahan musik (nada,irama, lagu, dan nyanyian)”.


Jenis-Jenis Musikalisasi Puisi

Berikut dibawah ini terdapat beberapa jenis-jenis musikalisasi puisi, antara lain sebagai berikut:


1) Musikalisasi Puisi Murni (Versi Musisi)

Musikalisasi murni adalah pengubahan puisi menjadi syair lagu tanpa mengikutsetakan pembacaan puisi. Pementasan puisi dengan cara benar-benar menampilkan sebuah lagu, dan puisi hanya berperan sebagai syair lagu. Perbedaan lagu hasil musikalisasi dan lagu yang diciptakan bukan dari puisi tidak terlalu kelihatan. Hanya perbedaan isi syair dan kedalaman maknalah yang membedakan syair puisi dan syair nonpuisi.

Model musikalisasi puisi semacam ini sebenarnya telah tumbuh lama. Syair-syair lagu yang dibawakan oleh BIMBO sebagian merupakan puisi-puisi ciptaan Taufiq Ismail. Misalnya saja lagu Panggung Sandiwara dan Sajadah Panjang. Model musikalisasi ini semakin terangkat pamornya ketika muncul musikalisasi puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono.


2) Musikalisasi Puisi Versi Sastra (Versi Sastrawan/ Aktor Teater)

Musikalisasi puisi versi sastra adalah pembacaan puisi yang diiringi oleh permainan alat-alat musik. Pementasan puisi dengan cara pembacaan puisi tanpa dinyanyikan, tetapi selama pembacaan puisi ada backsound live permainan alat musik seperti biola, gitar, atau alat musik lainnya. Jelas bahwa fokus utama musikalisasi puisi versi ini adalah keahlian olah vokal pembacaan puisi. Model musikalisasi seperti ini sudah tumbuh lama di dunia pementasan karya sastra dan teater.


3) Musikalisasi Puisi Campuran (Kombinasi)

Musikalisasi puisi campuran adalah kombinasi musikalisasi jenis murni dan versi sastra. Pementasan puisi dengan perpaduan pembacaan puisi dan nyanyian. Porsi pembacaan dan nyanyian bergantung ketepatan apresiasi dan kenyamanan melodisasi terhadap puisi.

Musikalisasi puisi harus tercermin keindahan nyanyian dan keindahan pembacaan puisi. Kolaborasi lagu dan pembacaan puisi dapat diciptakan jika suasana puisi dapat diapresiasi dengan baik oleh pembaca puisi dan pencipta lagu. Jika dapat diapresiasi dengan baik maka akan terpancar kualitas puisi sekaligus kualitas musikalnya.


Unsur-Unsur Musikalisasi Puisi

Unsur-unsur musikalisasi puisi terdiri dari komposisi yang membentuk satu kesatuan unsur musikalisasi tersebut. Unsur-unsur tersebut terdiri dari melodi dan harmonisasi yang disebut sebagai unsur musik, sedangkan lirik-liriknya merupakan syair puisi. Jadi kedua unsur tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Ari KPIN (2008:30) menyatakan bahwa “bila salah satu dari kedua unsur tersebut lepas dari penguasaan kita, maka akan terasa banyak kekurangan dari karya musikalisasi puisi yang dihasilkan”.

Unsur musik merupakan unsur pokok dalam musikalisasi puisi, karena sebagai pengiring pembacaan puisi. Unsur musik tersebut satuannya berupa angka/not yang diramu dalam nada dan irama. Danardana (2013:58) menyatakan bahwa “Unsur-unsur musik dalam musikalisasi puisi; nada, melodi, irama, tangga nada, dinamika, serta unsur pendukung lain seperti ekspresi dan harmonisasi“.

Soeharto (dalam Ari KPIN, 2008:30) menyatakan bahwa “musik adalah suatu seni pengungkapan gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa melodi, irama, dan harmoni, dengan unsur pendukung berupa bentuk gagasan, sifat dan warna bunyi”.

Berdasarkan teori tesebut, bahwa unsur pokok yang terpenting dalam musikalisasi puisi ialah unsur musik.

sumber : https://pendidikanmu.com/2020/04/musikalisasi-puisi-adalah.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.