Take a fresh look at your lifestyle.

SMP IT Rahmaniyah Boarding School : Gerakan Literasi Sekolah “Santri Punya Karya”

79

SMP IT Rahmaniyah Boarding School mengadakan live streaming di kanal Youtube mereka. Live streaming tersebut dipandu oleh Ibu Nurul, Anindita Puspita M.Pd dan narasumber Wildan F. Mubarock di Cibinong, Jawa Barat (30/7/2020). Kegiatan ini bertujuan agar para santri menyimak dan mendapatkan inspirasi, sehingga para santri kedepannya diharapkan dapat berkarya melalui tulisan.

Wildan merupakan seorang dosen di Universitas Pakuan Bogor dan juga seorang penulis buku. Tidak hanya itu saja, Wildan juga memegang web berita online yaitu jabaronline.com dan majalah online jendelakita.id. Karya buku Wildan adalah Sarjana di Tepian Baskom dan Sang Pembelajar.

Dalam sesi live streaming Wildan melakukan tanya jawab dengan para santri mengenai berkarya dalam menulis. Wildan juga memberikan tips-tips dalam menulis dan berkarya melalui tulisan.

”Masing-masing dari kita memiliki cerita sendiri. Kemampuan kita untuk membahasakan cerita kita dalam bentuk tulisan, itu bisa menjadi upaya awal untuk punya karya.” Ungkap Wildan.

Wildan juga mengungkapkan bahwa komitmen dan percaya diri juga perlu dalam menuangkan sebuah cerita kedalam tulisan kita. Wildan mencontohkan mengenai ketidakpercayaan diri seorang penyair terkemuka Indonesia yaitu, Chairil Anwar.

Tidak hanya menceritakan mengenai karya-karya nya, Wildan juga mengungkapkan kesulitan dalam menulis ending atau akhir cerita. Disaat kesulitan tersebut Wildan belajar dari salah satu karakter anime Naruto yaitu, Nara Sikamaru yang memiliki 3 pilihan untuk membuat strategi dan cara tersebut digunakan oleh Wildan. 3 pilihan ending tersebut adalah: ending dengan kebahagiaan, kesedihan, dan menggantung. Tidak hanya dengan 3 pilihan itu saja, Wildan menggunakan cara lain dengan memberikan kesempatan untuk pembaca pertama mengeluarkan pendapat mengenai ending mana yang disukai.

Dalam kegiatan ini Wildan mengatakan bahwa menulis merupakan proses mencari ilmu dan menulis merupakan peradaban tertinggi manusia menurutnya. Wildan menemukan kebahagiaan dibalik menulis dan merupakan saran bagi Wildan untuk mengungkapkan isi hatinya. Maka dari itu, Wildan berharap santri-santri memiliki cerita sendiri dan dapat dituangkan kedalam sebuah karya tulis.

“Terdapat banyak ide dalam menuangkan cerita, salah satunya adalah ide yang berawal dari pengalaman pribadi kita sendiri.” Ungkap Wildan.

Penulis : Kartika Nur Amalia 21

Leave A Reply

Your email address will not be published.